Hasil Pertandingan Polandia 1-2 Senegal

Hasil Pertandingan Polandia 1-2 Senegal

Bolaxtra.comHasil Pertandingan Polandia 1-2 Senegal, Timnas Polandia mesti terima fakta pahit di kompetisi pertama mereka di Piala Dunia 2018. Mereka mesti mengaku kelebihan wakil Afrika, Senegal sesudah mereka diringkus dengan score 2-1.

Gol kemenangan Senegal disumbangkan oleh gol bunuh diri Thiago Cionek serta Sepakan M’Baye Niang sesaat Polandia cuma dapat mengecilkan ketertinggalan lewat gol Grzegorz Krychowiak diakhir babak ke-2.

Babak Pertama

Bermain di Spartak Stadium, Polandia segera mengambil gagasan serangan. Mereka segera berusaha untuk memperlancar serangan ke gawang Senegal sejak awal pertandingan.

Senegal sendiri tak berdiam diri atas dominasi Polandia. Mereka perlahan-lahan memperlancar serangan ke gawang Polandia melalu skema serangan balik.

Dengan cara umum jalannya babak pertama itu jalan dengan tempo tengah. Ke-2 tim keduanya sama berusaha bangun serangan, tetapi tak ada kesempatan yang bermakna lantaran bola umumnya cuma berhenti di barisan pertahanan lawan, atau beberapa sepakan spekulasi ini melebar dari gawang lawan.

Berupaya untuk menghimpit, Polandia jadi mendapat sial di menit 37. Lewat skema serangan balik, Idrissa Gueye melepas tembakan sepakan mendatar, tetapi bola tentang kaki Thiago Cionek hingga bola beralih arah masuk ke gawang Szczesny. Score beralih 1-0 untuk kelebihan Senegal.

Di bekas babak pertama itu, Polandia berusaha untuk menguber ketertinggalan, tetapi score 1-0 terus bertahan sampai wasit meniupkan peluit sinyal selesainya babak pertama.

Babak Kedua

Masuk babak ke-2, pelatih Adam Nawalka lakukan perubahan pemain. Ia menarik keluar Jakub Blaszczykowski untuk digantikan dengan Jad Bednarek.

Masuknya Bednarek itu menaikkan semangat Timnas Polandia dalam menyerang. Kombinasinya dengan Lewandowski sering bikin barisan pertahanan Senegal mesti berusaha keras.

Di menit 50 Polandia mempunyai kesempatan emas pertama dari sepakan bebas Robert Lewandowski. Tetapi sayang sepakan terarah ini masih tetap dapat ditepis oleh N’Diaye.

Di sela-sela usaha mereka menyamai kedudukan, Polandia kembali mendapat sial di menit 60. Bermula dari koordinasi yang jelek pada Gregorz Krychowiak serta Szczesny dalam menghadapi umpan lambung pemain Senegal, bola jadi terlepas serta sukses diambil M’Baye Niang. Hadapi gawang kosong, bekas pemain AC Milan ini dengan enjoy mencepoloskan bola ke gawang Polandia. Score beralih jadi 2-0 untuk kelebihan Senegal.

Ketinggalan dua gol, Polandia kembali menggenjot serangan mereka. Di menit 70, mereka mempunyai kesempatan emas dari tendangan mendatar Arkadiuz Punya, tetapi bola cuma tentang net gawang Senegal.

Asyik menyerang, Polandia hampir tertimpa permasalahan lagi waktu Sarr dijatuhkan Rybus di kotak terlarang. Tetapi wasit tak memberikan hadiah penalti pada Senegal lantaran Rybus lakukan tekel bersih pada pemain Senegal itu.

Usaha tidak kenal capek Polandia ini pada akhirnya berbuah manis di menit 86. Bermula dari skema sepakan bebas, Kamil Grosicki menerbangkan bola ke kotak penalti Senegal yang ditanduk dengan prima oleh Krychowiak. Score beralih jadi 2-1 masih tetap untuk kelebihan Senegal.

Di bekas babak ke-2 itu, Polandia selalu menggenjot serangan mereka. Sebagian kesempatan terwujud di bekas babak ke-2, tetapi tak ada yang dapat berbuah jadi gol sampai wasit meniup peluit sinyal selesainya kompetisi.

Karena hasil itu Senegal mencapai 3 poin serta temani Timnas Jepang di puncak klassemen, sesaat Polandia mesti temani tim unggulan yang lain, Kolombia di basic klassemen sesudah mereka ditaklukkan Jepang dengan score sama 2-1.

Susunan Pemain

Polandia (4-4-1-1): Szczesny; Rybus, Pazdan, Cionek, Piszczek (Bereszynski 83′); Grosicki, Zielinski, Krychowiak, Blaszczykowski (Bednarek 46′); Milik (Kownacki 73′); Lewandowski.

Senegal (4-4-2): N’Diaye; Sabaly, Koulibaly, Sane, Wague; Mane, Gueye, N’Diaye (Kouyate 87′), Sarr; Niang (Konate 76′), Diouf (Ndoye 62′).

Hasil Pertandingan Kolombia 1-2 Jepang

Hasil Pertandingan Kolombia 1-2 Jepang

Bolaxtra.com Hasil Pertandingan Kolombia 1-2 Jepang, Timnas Jepang berhasil memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2018 dengan kemenangan. Hadapi tim kuat asal Amerika Selatan Kolombia, Samurai Biru sukses menang dengan score tidak tebal 2-1.

Juan Quintero pernah menyamai ketertinggalan dari Jepang sesudah Shinji Kagawa berhasil mengeksekusi penalti, tetapi sundulan Yuya Osako di babak ke-2 berhasil mengubur mimpi start prima Los Cofeteros.

Babak Pertama

Kompetisi babak pertama itu dapat disebutkan jalan dengan seru. Baru dua menit pertandingan jalan, Kolombia mesti bermain dengan 10 pemain sesudah Carlos Sanchez didakwa menahan kesempatan emas Shinji Kagawa dengan tangannya.

Terkecuali kartu merah, Kolombia juga dijatuhi hukuman penalti oleh wasit. Kagawa yang maju sebagai eksekutor menggerakkan tugasnya dengan baik hingga Jepang unggul 1-0 atas Kolombia.

Walau bermain dengan 10 pemain, Kolombia tak turunkan tempo serangan mereka. Memercayakan ke-2 sayap mereka, Kolombia selalu menggempur pertahanan Jepang seperti seolah mereka bermain dengan 11 pemain.

Terasa timnya alami kebuntuan, pelatih Jose Peckerman memutukan untuk lakukan perubahan pemain. Ia menarik keluar Juan Cuadrado untuk digantikan dengan Wilmar Barrios.

Usaha tidak kenal capek Kolombia untuk meyamakan kedudukan pada akhirnya terbayar di menit 39. Bermula dari skema sepakan bebas, Juan Quintero melepas tembakan mendatar yang telat diantisipasi oleh penjaga gawang Jepang, Eiji Kawashima.

Kawashima sendiri pernah menyanggah bola telah masuk ke gawangnya, tetapi berdasar pada goal line tehcnology, bola telah melalui garis gawang hingga score kembali imbang 1-1.

Sesudah kedudukan imbang, Kolombia makin semangat menyerang. Tetapi sampai wasit meniup peluit sinyal selesainya babak pertama, score terus 1-1.

Babak Kedua

Masuk babak ke-2, Jepang mulai tampak menghimpit. Tak seperti di babak pertama, Samurai Blue mulai aktif menyerang serta mengurung Kolombia di areal pertahanan mereka.

Usaha Jepang ini pernah membuahkan kesempatan emas di menit 54 waktu Osako melepas tembakan dari pojok sempit hingga Ospina mesti lakukan penyelamatan yang jeli. Tiga menit berselang giliran Takashi Inui yang menguji ketangguhan Ospina lewat tendangan melengkungnya tetapi bola sukses ditepis penjaga gawang Arsenal itu.

Terasa tertekan, Peckerman kembali lakukan perubahan. Ia menarik keluar Juan Quintero serta Jose Izquierdo untuk digantikan dengan James Rodriguez yang pada awal mulanya diberitakan kurang fit lantaran alami cedera enteng dibagian lututnya serta Carlos Bacca. Sesaat pelatih Akira Nishino juga menaikkan daya gedornya dimana ia memasukan Keisuke Honda menukar Shinji Kagawa.

Walau memasukan Rodriguez serta Bacca, Kolombia masih tetap kesusahan keluar dari desakan. Jepang dengan gagah berani selalu membombardir areal pertahanan Kolombia.

Gempuran untuk gempuran Jepang ini pada akhirnya berbuah manis di menit 75. Lewat skema sepak sudut, bola sukses ditanduk prima oleh Yuya Osako ke gawang David Ospina hingga Jepang kembali unggul 2-1 atas Kolombia.

Ketinggalan 1 gol, Kolombia berusaha untuk bangkit. Tetapi pemain Jepang yang tampak yakin diri sulit untuk ditembus hingga mereka cuma memercayakan serangan balik.

Di bekas babak ke-2 itu, Jepang kembali lakukan dua perubahan. Mereka menarik keluar Gaku Shibasaki serta Yuya Osako untuk digantikan dengan Hotaru Yamaguchi serta Shinji Okazaki.

Kolombia masih tetap berupaya untuk menyamai kedudukan, tetapi sampai wasit meniupkan peluit sinyal selesainya kompetisi score terus 2-1 untuk kelebihan Jepang.

Karena hasil itu Jepang memuncaki klassemen sementar Group H dengan raihan 3 poin.

Susunan Pemain

Kolombia (4-2-3-1): Ospina;Mojica, Murillo, Sanchez, Arias; Lerma, Sanchez; Izquierdo (Bacca 70′) , Quintero (Rodriguez 59′), Cuadrado (Barrios 31′); Falcao.

Jepang (4-2-3-1): Kawashima; Nagatomo, Shoji, Yoshida, Sakai; Shibasaki (Yamaguchi 80′), Hasebe; Inui, Kagawa (Honda 69′), Haraguchi; Osako (Okazaki 85′).

Hasil Pertandingan Tunasia 1-2 Inggris

Hasil Pertandingan Tunasia 1-2 Inggris

Bolaxtra.com – Hasil Pertandingan Tunasia 1-2 Inggris, Timnas Inggris berusaha keras untuk menuai kemenangan 2-1 atas Tunisia pada pertandingan penyisihan Group G Piala Dunia 2018 di Volgograd Arena, Selasa (19/6/2018) awal hari WIB. Gol Harry Kane pada saat penambahan babak ke-2 bikin The Three Lions menuai tiga poin dari pertandingan itu.

Dele Alli dkk tampak menghimpit mulai sejak awal pertandingan. Pada menit ke-3, Inggris telah meneror gawang Tunisia. Blunder pemain belakang Tunisia hampir digunakan Jesse Lingard. Mujur, penjaga gawang Mouez Hassen masih tetap sigap menyingkirkan bola dengan kakinya.

The Three Lions buka kelebihan mereka pada menit ke-11. Sang kapten, Harry Kane, memakai bola muntah hasil blok Hassen yang menyingkirkan sundulan John Stones.

Pukulan telak didapat Tunisia pada menit ke-14. Hassen yang tampak brilian, sangat terpaksa ditarik keluar lantaran alami cedera. Posisinya di isi penjaga gawang gaek Farouk Ben Mustapha.

Pada menit ke-31, Harry Maguire hampir menaikkan kelebihan Inggris. Sayang, bola hasil sundulannya masih tetap dapat di tangkap Mustapha.

Dua menit berselang Tunisia malah memperoleh hadiah penalti sesudah Kylie Walker tidak mematuhi Fakhreddine Ben Youssef di kotak terlarang. Arah tembakan Ferjani Sassi sesungguhnya telah dapat di baca penjaga gawang Jordan Pickford. Tetapi, bola melaju kencang hingga tidak berhasil diblok penjaga gawang Everton itu.

Sebagian kesempatan emas didapat timnas Inggris mendekati akhir babak pertama. Termasuk juga bola sontekan Lingaard yang cuma mengenai tiang gawang Tunisia. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum.

Pada babak ke-2, Inggris selalu menghimpit pertahanan Tunisia. Tetapi, permainan disiplin tim lawan bikin armada Gareth Southgate kesusahan untuk menembusnya.

Lihat lini depannya tidak berkutik, Southgate memasukkan Marcus Rashford. Dia menukar peran Raheem Sterling yang tampak tidak impresif pada pertandingan itu. Southgate juga memainkan Ruben Loftus-Cheek untuk menukar posisi Dele Alli.

Timnas Inggris pada akhirnya cetak gol ke-2 mereka pada saat penambahan babak ke-2. Bermula dari sepak sudut, bola sundulan Maguire mengarah ke posisi Kane yang tidak terkawal. Tanpa ada kesusahan, pemain Tottenham Hotspur ini kembali membobol gawang Tunisia. Gol itu jadi penutup pertandingan yang dimenangi Inggris dengan skor 2-1.

Susunan Pemain

Tunisia (4-1-4-1): 22-Mouez Hassen (1-Farouk Ben Mustapha 14); 11-Dylan Bronn, 2-Syam Ben Youssef, 4-Yassine Meriah, 12-Ali Maalou; 17-Ellyes Skhiri; 8-Fakhreddine Ben Youssef, 13-Ferjani Sassi, 9-Anice Badri, 23-Naim Sliti (14-Mohamed Ben Amor 74); 10-Wahbi Khazri (19-Saber Khalifa 85).

Inggris (3-1-4-2): 1-Jordan Pickford; 6-Harry Maguire, 5-John Stones, 2-Kyle Walker; 8-Jordan Henderson; 12-Kieran Trippier, 7-Jesse Lingard (4-Erik Dier 93), 20-Dele Alli (21-Ruben Loftus-Cheek 80), 18-Ashley Young; 10-Raheem Sterling (19-Marcus Rashford 68), 9-Harry Kane.

Hasil Pertandingan Belgia 3-0 Panama

Hasil Pertandingan Belgia 3-0 Panama

Bolaxtra.com – Hasil Pertandingan Belgia 3-0 Panama, Timnas Belgia memulai debut di Piala Dunia 2018 dengan hasil cemerlang. Hadapi Timnas Panama di Fisht Olympic Stadium, Sochi, Senin (18/6/2018) malam WIB, Eden Hazard dkk. menang 3-0.

Belgia tampak menguasai mulai sejak awal kompetisi. Kevin de Bruyne serta Eden Hazard jadi poros dimulainya serangan The Red Devils. Tetapi, dalam 45 menit pertama tidak ada satu juga kesempatan yang berbuah gol.

Panama bukanlah tanpa ada perlawanan. Sekian kali tim bimbingan Hernan Gomez ini berusaha untuk masuk ke daerah pertahanan Belgia serta baru dapat memberi ancaman serius pada menit ke-30. Tetapi, sayang peristiwa itu tidak dapat dimaksimalkan.

Sampai 45 menit pertama selesai, kedudukan imbang tanpa ada gol tidak beralih. Dengan cara statistik Belgia tambah lebih unggul dengan bikin sembilan tembakan dengan tiga salah satunya pas ke arah gawang. Disamping itu, Panama cuma melepas tiga tembakan melenceng.

Dries Mertens memecah kebuntuan waktu babak ke-2 baru jalan kurang dari dua menit. Penyerang Napoli ini memakai bola rebound serta melepas sepakan voli yang melambung dan masuk ke gawang Panama.

Belgia kembali menaikkan kelebihan waktu kompetisi masuk menit ke-69 lewat gol yang diciptakan Romelu Lukaku. Penyerang Manchester United ini terima umpan lambung dari Kevin de Bruyne yang dimaksimalkan dengan sundulan kepala.

Lukaku menunjukkan mutunya sebagai penyerang tajam dengan cetak gol keduanya di kompetisi itu pada menit ke-75. Bermula dari suatu serangan balik cepat, Lukaku memperoleh umpan terobosan dari Eden Hazard.

Dengan tenang Lukaku mengecoh Jaime Penedo dengan tembakan lob. Belgia juga unggul 3-0. Sampai kompetisi selesai, kelebihan tiga gol yang dicapai oleh Belgia tidak beralih.

Kemenangan itu membawa Belgia untuk sesaat ada di puncak Group G Piala Dunia 2018 dengan tiga poin. Suatu modal yang bagus dicapai oleh Belgia saat sebelum hadapi Tunisia serta Inggris pada dua kompetisi selanjutnya.

Susunan pemain:

Belgia (3-4-3): Thibaut Courtois (kiper); Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Dedryk Boyata (belakang); Thomas Meunier Axel Witzel, Kevin de Bruyne, Yannick Carrasco (tengah); Eden Hazard, Dries Mertens, Romelu Lukaku (depan).

Pelatih: Roberto Martinez.

Panama (4-1-4-1): Jaime Penedo (kiper); Michael Murillo, Roman Torres, Fidel Escobar, Eric Davis (belakang); Gabriel Gomez, Joel Barcenas, Armando Cooper, Anibal Godoy, Jose Rodriguez (tengah); Blas Perez (depan).

Pelatih: Hernan Gomez.

Hasil Pertandingan Swedia 1-0 Korea Selatan

Bolaxtra.com – Hasil Pertandingan Swedia 1-0 Korea Selatan, Timnas Swedia membungkam Korea Selatan 1-0 pada pertandingan pertama Group F Piala Dunia 2018 Rusia. Berduel di Stadion Nizhny Novgorod, Senin (18/6/2018), Andreas Granqvist menentuan kemenangan The Yellow Vikings.

Swedia bermain hati-hati dimuka babak. Armada Janne Anderson tidak mau tergesa-gesa bangun serangan.

Permainan lambat Swedia diladeni oleh Korea Selatan. Son Heung Min serta kawan-kawan tak terpancing untuk merebut bola.

Swedia memperoleh kesempatan emas di menit ke-20. Marcus Berg sudah berdiri bebas didalam kotak penalti lawan. Tetapi sayang, tendangan bomber berumur 31 th. ini masih tetap bisa ditepis penjaga gawang Korea Selatan, Cho Hyun Woo.

Babak pertama usai untuk ke-2 tim. Swedia serta Korea Selatan masih tetap tidak berhasil buka score.

Babak Kedua

Selesai jeda turun minum, Swedia menggebrak. Buktinya, scuad berjuluk Si Biru Kuning itu memperoleh sepakan penalti di menit ke-64.

Melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit menghadiahi Swedia sepakan 12 cocok. Andreas Granqvist yang maju jadi algojo sukses menyelesaikan tugasnya dengan baik. Swedia unggul 1-0 atas Korea Selatan di menit ke-65.

Score 1-0 bertahan untuk kemenangan Swedia. Dengan hasil itu, Swedia menyamakan perolehan angka Meksiko di Group F. Ke-2 negara keduanya sama mengoleksi tiga angka.

Susunan Pemain

Swedia (4-4-2): R. Olsen; A. Granqvist, M. Lustig, P. Jansson, L. Augustinsson; S. Larsson, A. Ekdal, E. Forsberg, V. Claesson; M. Berg, O. Toivonen.

Pelatih: Janne Anderson.

Korea Selatan (4-4-2): Cho Hyun-Woo; Park Joo-Ho, Kim Young-Gwon, Lee Yong, Jang Hyun-Soo; Ki Sung-Yeung, Koo Ja-Cheol, Lee Jae-Sung, Kim Shin-Wook; Son Heung-Min, Hwang Hee-Chan.

Pelatih: Shin Tae-Yong.

Hasil Pertandingan Brasil 1-1 Swiss

Hasil Pertandingan Brasil 1-1 Swiss

Bolaxtra.com Hasil Pertandingan Brasil 1-1 Swiss, Timnas Brasil bermain imbang 1-1 lawan Swiss pada pertandingan perdana penyisihan Group E Piala Dunoa 2018 di Rostov Arena, Senin (17/6/2018) awal hari WIB. Selecao tidak berhasil memakai sebagian kesempatan emas yang terwujud pada kompetisi itu.

Pelatih timnas Brasil, Tite, turunkan komposisi terbaiknya, termasuk juga Neymar yang pada awal mulanya pernah diragukan tampak. Pemain Paris Saint-Germain ini bekerjasama dengan Gabriel Jesus, Willian serta Philippe Coutinho dalam menggempur pertahanan Swiss yang dikomandoi Stephen Lichsteiner.

Timnas Brasil buka kelebihan pada menit ke-20. Philippe Coutinho cetak gol indah dari luar kotak penalti. Bola hasil tendangan kaki kanannya tidak dapat dihalau penjaga gawang Swiss, Yann Sommer.

Sesudah kebobolan, pemain Swiss tampak lebih disipin. Itu bikin pemain timnas Brasil kesusahan dalam menembus pertahanan lawan. Sampai akhir babak pertama, score 1-0 untuk kelebihan Brasil tidak beralih.

Pada awal babak ke-2, Swiss malah mengambil gol. Bermula dari sepak sudut, Steven Zuber yang tidak terkawal dengan gampang menceploskan bola ke gawang Brasil. Bola hasil sundulannya tidak dapat dibendung Alisson.

Lihat permainan anak asuhnya tidak berkembang, Tite memasukkan tenaga baru di lini tengah. Dia ganti Casemiro serta Pauliho dengan Fernandinho serta Renato Agusto. Dia juga memasukkan Roberto Firmino untuk menukar peran Gabriel Jesus sebagai tukang gedor.

Mendekati akhir kompetisi, Selecao selalu menghimpit pertahanan Swiss. Pada menit ke-88, Neymar hampir cetak gol ke-2 timnas Brasil. Sayang bola hasil sundulannya dengan gampang di tangkap Sommer.

Pada menit ke-90, giliran Firmino yang bisa kesempatan. Tetapi, peluang ini kembali tidak berhasil berbuah gol lantaran kecekatan Sommer. Bola hasil sundulan pemain Liverpool ini sukses dimentahkan penjaga gawang timnas Swiss itu.

Kesempatan untuk kesempatan di ciptakan pemain Timnas Brasil. Tetapi, sampai akhir kompetisi score 1-1 terus tidak beralih.

Susunan Pemain

Timnas Brasil (4-3-3): 1-Alisson; 14-Danilo, 3-Miranda, 2-Thiago Silva, 12-Marcelo; 11-Philippe Coutinho, 5-Casemiro (17-Fernandinho 60), 15-Paulinho (8-Renato Augusto 67); 10-Neymar, 9-Gabriel Jesus (20-Roberto Firmino 79), 19-Willian.

Timnas Swiss (4-2-3-1): 1-Yann Sommer; 2-Stephan Lichtsteiner (6-Michael Lang 87); 5-Manuel Akanji, 22-Fabian Schar, 13-Ricardo Rodriguez; 11-Valon Behrami (17-Denis Zakaria 71), 10-Granit Xhaka; 14-Steven Zuber, 15-Blerim Dzemaili, 23-Xherdan Shaqiri; 9-Haris Seferovic (7-Breel Embolo 79).

Hasil Pertandingan Jerman 0-1 Meksiko

Hasil Pertandingan Jerman 0-1 Meksiko

Bolaxtra.com Hasil Pertandingan Jerman 0-1 Meksiko, Timnas Jerman menyerah 0-1 dari Meksiko pada pertandingan Group F Piala Dunia 2018, di Stadion Luzhniki, Minggu (17/6/2018) saat setempat. Untuk Jerman, itu yaitu kekalahan perdana dari Meksiko.

Dari lima kompetisi pada awal mulanya, Nationalelf dapat mencapai tiga kemenangan serta dua hasil imbang. Bahkan juga, mereka sukses menuai tiga kemenangan beruntun atas El Tri.

Hasil itu bikin timnas Jerman ada di basic Group F dengan nilai 0. Disamping itu, Meksiko menghuni posisi paling atas serta mengoleksi tiga poin.

Die Mannschaft segera tampak menghimpit mulai sejak bola digelindingkan. Mats Hummels mempunyai peluang membawa timnas Jerman memimpin pada menit ketujuh. Tetapi, bola hasil tembakan Hummels bisa digagalkan penjaga gawang.

Meksiko yang memercayakan serangan balik sekian kali merepotkan barisan belakang Jerman. Hector Herrera serta Hector Moreno bertukaran meneror gawang Jerman pada menit ke-10 serta 14′. Walau demikian, usaha keduanya untuk cetak gol bisa digagalkan Menuel Neuer.

Masuk menit ke-35, Meksiko sukses memimpin lebih dahulu. Terima umpan terobosan dari Javier Hernandez, Hirving Lozano berhasil mengelabui Mesut Ozil.

Dengan tenang, Lozano menjaringkan bola ke gawang Jerman dengan tembakan kaki kanan. Hingga turun minum, score 1-0 untuk kelebihan Meksiko terus bertahan.

Pada paruh ke-2, timnas Jerman segera tancap gas. Nationalelf memercayakan Mesut Ozil, Julian Draxler, Timo Werner, serta Toni Kroos untuk menyamai kedudukan. Tetapi, rapatnya barisan belakang Meksiko bikin serangan Jerman senantiasa kandas.

Masuk menit-menit akhir, timnas Jerman mengurung pertahahan Meksiko. Julian Brandt hampir membawa Jerman menyamai kedudukan pada menit ke-89.

Sayang, bola hasil tembakan keras Brandt dari luar kotak penalti cuma menimpa mistar gawang. Sampai pertandingan selesai, timnas Jerman menyerah 0-1 dari Meksiko.

Susunan pemain:

Jerman (4-2-3-1): 1-Manuel Neuer; 18-Joshua Kimmich, 5-Mats Hummels, 17-Jerome Boateng, 2-Marvin Plattenhardt (23-Mario Gomez 79′); 8-Toni Kroos, 6-Sami Khedira (11-Marco Reus 60′); 13-Thomas Muller, 10-Mesut Ozil, 7-Julian Draxler; 9-Timo Werner (20-Julian Brandt 86′).

Pelatih: Joachim Low (Jerman).

Meksiko (4-3-3): 13-Guillermo Ochoa; 3-Carlos Salcedo, 15-Hector Moreno, 2-Hugo Ayala, 23-Jesus Gallardo; 7-Miguel Layun, 18-Andres Guardado (4-Rafael Marquez 74′), 16-Hector Herrera; 11-Carlos Vela (21-Edson Alvarez 58′), 14-Javier Hernandez, 22-Hirving Lozano (9-Raul Jimenez 66′).

Pelatih: Juan Osorio (Kolombia).

Wasit: Alireza Faghani (Iran).

Hasil Pertandingan Kosta Rika 0-1 Serbia

Hasil Pertandingan Kosta Rika 0-1 Serbia

Bolaxtra.com Hasil Pertandingan Kosta Rika 0-1 Serbia, Serbia membuyarkan catatan cemerlang Kosta Rika di Piala Dunia selesai berjaya 1-0 pada edisi Rusia. Diluar adu penalti, itu yaitu hasil negatif pertama Kosta Rika di panggung spektakuler sepak bola ini mulai sejak 2006.

Sepakan bebas spektakuler Aleksandar Kolarov pada menit ke-56 di Cosmos Arena, Minggu (17/6/2018), membawa Serbia mencetak kemenangan. Dengan koleksi tiga angka, mereka memimpin klassemen sesaat Group E Piala Dunia 2018.

Ke-2 tim segera jual beli serangan serta berlaga dengan tempo tinggi mulai sejak wasit meniup kompetisi. Branislav Ivanovic serta Aleksandar Mitrovic berkombinasi untuk meneror pertahanan Kosta Rika pada menit pertama.

Kemudian giliran Los Ticos yang meneror. Menyusul tindakan Marco Urena, Giancarlo Gonzalez memperoleh dua kesempatan emas hasil kondisi bola mati. Tetapi dia tidak berhasil mengoptimalkannya.

Tempo kompetisi lalu perlahan-lahan alami penurunan. Bek kiri Kosta Rika Francisco Calvo cobalah merubah score mendekati selesainya babak pertama. Sayang tendangannya melebar.

Serbia menaikkan desakan di babak ke-2. Sesudah usaha Mitrovic masih tetap dimentahkan Keylor Navas, Kolarov memecah kebuntuan lewat sepakan kaki kiri akurat.

Dalam kondisi memimpin, Milinkovic-Savic cobalah menaikkan kelebihan Serbia. Namun tandukannya melebar jauh.

Kosta Rika lantas mulai tingkatkan desakan serta memaksa Serbia mundur. Walau demikian, Los Ticos tak dapat membuat kesempatan bermakna.

Malah anak asuh Mladen Krstajic meneror lewat serangan balik. Dusan Yang tadic pernah kirim umpan silang beresiko. Sepakan jarak jauh Nemanja Matic masih tetap diblok pemain Kosta Rika.

Mitrovic terlampau lama melepas tembakan walau telah bertemu dengan penjaga gawang. Sedang usaha Filip Kostic melambung jauh.

Kedudukan pada akhirnya tak beralih serta Serbia menuai kemenangan ke-2 dari tujuh pertandingan paling akhir di Piala Dunia.

Kosta Rika: Navas, Gamboa, Acosta, Gonzalez, Duarte, Calvo, Venegas (Bolanos 60), Guzman (Solera 73), Borges, Ruiz, Urena (Campbell 67).

Serbia: Stojkovic, Ivanovic, Tosic, Milenkovic, Kolarov, Milinkovic-Savic, Milivojevic, Matic, Ljajic (Kostic 70), Tadic (Rukavina 83), Mitrovic (Prijovic 90).

Hasil Pertandingan Kroasia 2-0 Nigeria

Hasil Pertandingan Kroasia 2-0 Nigeria

Bolaxtra.com – Hasil Pertandingan Kroasia 2-0 Nigeria, Kroasia mencetak kemenangan atas Nigeria dengan score 2-0 dalam pertandingan Group D Piala Dunia 2018 yang berjalan di Stadion Kaliningrad. Kemenangan Kroasia di pastikan melalui gol dari titik penalti yang diciptakan Luka Modric.

Kroasia mengambil gagasan untuk menyerang terlebih dulu. Pada memit ke-14, Kroasia buka serangan lewat Ivan Perisic. Tetapi, usahanya masih tetap belum membuahkan gol sesudah tendangannya masih tetap melambung diatas gawang Nigeria.

Nigeria dapat menyeimbangi permainan Kroasia. Sekian kali, Nigeria bikin Kroasia kesusahan untuk meningkatkan permainan.

Sesudah berusaha untuk membobol gawang Nigeria, usaha Kroasia membawa hasil pada menit ke-32. Tetapi, gol malah tercetak lewat bunuh diri Oghenekeru Etebo saat berupaya menyingkirkan bola.

Pada menit ke-39, Kroasia berupaya meggandakan kelebihan, namun tandukan Andrej Kramaric masih tetap jauh dari tujuan.

Pada babak ke-2, Kroasia serta Nigeria selalu tunjukkan tampilan yang seimbang. Nigeria berupaya meneror pertahanan Kroasia, namun lini serang yang digalang Alex Iwobi, Victor Moses serta Odion Ighalo masih tetap belum dapat maksimal.

Pada menit ke-70, Kroasia memperoleh sepakan penalti menyusul pelanggaran pemain Nigeria pada Mario Mandzukic. Nigeria pernah protes ketentuan wasit, tetapi wasit kukuh pada keputusannya.

Luka Modric maju sebagai eksekutor serta menggerakkan tugasnya dengan baik. Kroasia juga memimpin dua gol atas Nigeria.

Mendekati pertandingan selesai, Kroasi kembali memperoleh kesempatan untuk menaikkan gol lewat Mateo Kovacic. Tetapi, tendangannya masih tetap terlampau gampang untuk di tangkap penjaga gawang Nigeria.

Pertandingan selesai dengan score 2-0 untuk kemenangan Kroasia. Hasil itu bikin Kroasia ada di puncak klassemen sesaat Group D Piala Dunia 2018 dengan tiga poin.

Susunan Pemain

Kroasia (4-2-3-1): 23-Danijel Subasic; 2-Sime Vrsaljko, 6-Dejan Lovren, 21-Domagoj Vida, 3-Ivan Strinic; 7-Ivan Rakitic, 10-Luka Modric; 18-Ante Rebic (8-Mateo Kovacic 78’), 9-Andrej Kramaric (11-Marcelo Brozovic 60’), 4-Ivan Perisic; 17-Mario Mandzukic (20-Marko Pjaca 86’).

Pelatih: Zlatko Dalic.

Nigeria (4-2-3-1): 23-Francis Uzoho; 12-Abdullahi Shehu, 5-William Troost-Ekong, 6-Leon Balogun, 2-Brian Idowu; 4-Onyinye Ndidi, 8-Oghenekaro Etebo; 18-Alex Iwobi (7-Ahmed Musa 62’), 18-John Obi Mikel (13-Simy 88’), 11-Victor Moses; 9-Odion Ighalo (14-Kelechi Iheanacho 73’).

Pelatih: Gernot Rohr.

Hasil Pertandingan Peru 0-1 Denmark

Hasil Pertandingan Peru 0-1 Denmark

Bolaxtra.com – Hasil Pertandingan Peru 0-1 Denmark, menang 1-0 atas Peru pada pertandingan Group C Piala Dunia 2018, di Mordovia Arena, Saransk, Sabtu (16/6/2018). Gol tunggal Denmark diciptakan Yurary Poulsen.

Denmark ataupun Peru bermain hati-hati mulai sejak awal kompetisi. Peru dapat memberi sebagian ancaman serius dalam 20 menit pertama. Tetapi, Tim Dinamit terlihat tambah baik dalam mengalirkan bola serta kuasai jalannya kompetisi.

Tetapi, nasib sial dihadapi gelandang bertahan Denmark, William Kvist, waktu pertandingan baru jalan seputar 1/2 jam. Pemain Denmark ini mesti dibawa keluar dengan memakai tandu sesudah alami benturan serius dibagian tulang rusuk.

Pelatih Denmark, Agen Hareide, juga mengambil keputusan untuk memasukkan Lasse Schone untuk menukar Kvist pada menit ke-36.

Peru memperoleh hadiah penalti sesudah wasit Bakary Ayah Gassama menunjuk titik putih pada menit ke-44 sesudah lihat tayangan lagi lewat Video Assistant Referee (VAR). Bakary lihat Yurary Poulsen tidak mematuhi Christian Cueva di kotak penalti.

Tetapi, Cueva yang mengambil eksekusi penalti ini tidak berhasil lakukan tugasnya dengan baik. Penjaga gawang Timnas Denmark, Kasper Schmeichel, telah salah menebak arah bola, tetapi tembakan Cueva melayang jauh diatas mistar gawang.

Sesudah babak pertama selesai tanpa ada gol, ke-2 tim memulai paruh ke-2 dengan permainan cepat. Peru terlihat lebih semangat daripada Denmark dalam bermain. Beberapa ancaman dipertunjukkan anak asuh Ricardo Gareca ini.

Bermula dari serangan cepat yang dikerjakan Denmark, suatu gol terwujud pada menit ke-59 lewat kaki Yurary Poulsen. Pemain bernomor punggung 20 ini lari dari segi kiri sembari selalu mencermati Christian Eriksen yang membawa bola menuju jantung pertahanan Peru.

Yurary menaikkan kecepatannya saat lihat Eriksen melepas umpan terobosan ke arahnya serta dengan tenang mengoyak jala gawang Peru yang dikawal Pedro Gallese.

Ketinggalan satu gol tidak bikin Peru kehilangan semangat. Jefferson Farfan dkk. malah menaikkan intensitas permainan serta berupaya untuk membuat kesempatan. Tetapi, penyelesaian akhir tim asal Amerika Selatan ini terbilang jelek.

Sampai kompetisi selesai, tidak ada gol penambahan yang terwujud. Timnas Denmark sukses mengamankan tiga poin serta saat ini ada di peringkat ke-2 Group C Piala Dunia 2018. Denmark cuma kalah produktivitas gol dari timnas Prancis yang ada di puncak group karena kemenangan 2-1 atas Australia.

Susunan pemain:

Peru (4-2-3-1): Pedro David Gallese (kiper); Luis Advincula, Christian Ramos, Alberto Rodriguez, Miguel Trauco (belakang); Renato Tapia, Victor Yotun, Andre Carrillo, Christian Cuevas, Edison Flores (tengah); Jefferson Farfan (depan).

Pelatih: Ricardo Gareca.

Denmark (4-2-3-1): Kasper Schmeichel (kiper); Henrik Dalsgaard, Simon Kjar, Andreas Christensen, Jens Larsen (belakang); William Kvist, Thomas Delaney, Yurary Poulsen, Christian Eriksen, Pione Sisto (tengah); Nicolai Jorgensen (depan).

Pelatih: Age Hareide.